FOREXimf.com -- Pada awal tahun 2023, saya adalah salah satu orang yang penasaran dengan trading forex tapi masih skeptis seperti kebanyakan pemula lainnya.
Trading forex itu sebetulnya judi atau bisnis beneran sih? Banyak cerita horror berseliweran di media sosial tentang orang yang kehilangan uang puluhan juta hanya dalam hitungan hari akibat trading forex.
Tapi, rasa penasaran dan keinginan untuk punya penghasilan tambahan akhirnya mendorong saya mencoba. Perjalanan ini tidaklah mudah.
Saya sempat bingung membangun strategi trading forex yang cocok, bahkan sempat hampir menyerah karena kerugian berturut-turut.
Namun, setelah trial and error selama 6 bulan, akhirnya saya mulai menemukan secercah harapan mengenai cara trading forex yang profit konsisten.
Semoga artikel yang dibagikan ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda yang masih ragu atau sedang berjuang di trading forex Indonesia.
Awalnya Masih Bingung: Trading Forex Dianggap Judi?
Pertama kali kenal trading forex dari seorang teman yang mengklaim bisa dapat profit 10% per bulan. Karena saya sedang dalam kondisi butuh uang, maka saya tertarik untuk mencari informasi.
Saya pun googling dan menemukan banyak konten yang menjanjikan cuan cepat. Tapi, di sisi lain, ada juga artikel yang menyebut forex itu judi berkedok trading atau investasi.
Kebingungan saya makin menjadi-jadi ketika mencoba trading pertama kali. Tanpa strategi trading forex yang jelas, saya melakukan klik buy atau sell dengan bermodalkan “feeling”.
Hasilnya? Modal Rp5 juta ludes dalam 1 minggu. Saat itu, saya sempat berpikir bahwa teman - teman yang bilang “forex = judi” mungkin benar.
Tapi, saya tidak mau menyerah. Jika trading forex adalah judi kenapa ada izin regulasi dari pemerintah Indonesia?
Setelah saya mendalaminya lebih lagi, akhirnya saya mulai mengetahui kenapa trading forex seringkali dianggap judi.
Jawabannya ternyata sederhana; karena judi mengandalkan keberuntungan, dan tidak memerlukan analisis tertentu.
Hal yang berbeda dari trading forex sebenarnya. Trading forex sungguhan itu membutuhkan rencana, disiplin, dan analisis (teknikal maupun fundamental).
Sejak saat itu, saya bertekad membangun strategi trading forex yang terukur, dan bukan sekadar tebak-tebakan.
Mulai dari Pakai Akun Virtual dan Belajar Dasar-Dasar Trading
Meski saya sempat salah kaprah, namun saya menyadari bahwa sebagai pemula, saya seharusnya memutuskan untuk tidak langsung pakai uang asli.
Lebih bijaksana kalau saya membuka akun demo dahulu, dengan menggunakan aplikasi trading forex QuickPro by FOREXimf yang direkomendasikan seorang teman.
Dengan trading menggunakan modal virtual yang sesuai dengan kebutuhan, saya pun lebih leluasa eksperimen tanpa takut bangkrut.
Saya juga mulai rajin belajar dasar-dasar trading forex untuk pemula seperti mempelajari pasangan mata uang, contohnya GBPUSD dan EURUSD.
Selanjutnya saya mulai mencari tahu analisa teknikal yang diawali dengan pengenalan support dan resistance, hingga pembacaan indikator hingga candlestick.
Tidak lupa juga, saya harus selalu memantau semua informasi fundamental yang berhubungan dengan mata uang khususnya berita mengenai mata uang dollar.
Sumber belajar utama saya lainnya saat itu adalah:
- Dari youtube dengan mencari channel edukasi forex berbahasa Indonesia.
- Melalui E-book gratis dari salah satu broker lokal terpercaya, yakni FOREiImf.
- Aktif di forum trading dengan diskusi berasama trader lain di grup Telegram.
Mencoba Bangun Strategi Trading Forex Sederhana
Inilah bagian yang menurut saya paling sulit, karena dibutuhkan waktu dan latihan. Selain itu, kalian harus merancang strategi trading forex yang cocok dengan kepribadian kalian.
Berikut ini saya berikan contoh strategi yang cocok dengan saya. Kebetulan secara tipe kepribadian, saya termasuk trader yang tidak selalu bisa memantau pergerakan harga di market.
- Gaya swing trading dengan moving average
Cara kerjanya adalah dengan menggunakan moving average 50 (MA50) dan 200 (MA200) di grafik harian. Lalu buy saat harga di atas MA50 & MA200 (tren naik) dan sell saat harga di bawah MA50 & MA200 (tren turun).
Target profitnya adalah 1000-2000 pips per transaksi, sedangkan risk managementnya dengan stop loss 500 pips. Jangan lupa terapkan risk-reward ratio, disarankan adalah 1:2.
- Selalu Pantau Kalender Ekonomi
Saya selalu cek aplikasi trading forex QuickPro karena menyediakan data kalender ekonomi seperti Forex Factory untuk pantau jadwal berita penting.
Contohnya jika ada rilis data inflasi AS, saya hindari trading EUR/USD di jam tersebut. Jika The Fed berencana menurunkan suku bunga, saya bisa persiapkan posisi sell jika trading di GBP/USD.
- Disiplin dengan Aturan
Batasi posisi trading maksimal 3 posisi per hari. Sebetulnya hal ini disesuaikan dengan modal masing – masing trader.
Kalian juga harus hindari overtrading dengan hanya trading di sesi London dan New York yang memiliki volatilitas tinggi, dengan begitu peluang cuan lebih besar.
Kalian harus catat semua transaksi di jurnal trading agar kalian bisa mengevaluasi trading kalian.
Pilih Aplikasi Trading Forex yang Tepat
Banyak aplikasi trading forex bertebaran di mana – mana. Namun saya mau langsung saja to the point untuk merekomendasikan menggunakan aplikasi trading forex QuickPro dari FOREXimf.
Aplikasi ini sangat membantu saya untuk melakukan aktivitas trading. Ada fitur – fitur yang jarang ada di aplikasi lain.
QuickPro menyediakan informasi sinyal trading dari pihak ketiga, berita ekonomi terupdate, hingga kalender ekonomi.
Biasanya kita harus menggunakan beberapa platform untuk mendapatkan informasi tersebut. Tetapi dalam QuickPro kita cukup instal satu aplikasi ini saja dan sudah bisa mendapatkan semua informasi tersebut.
Hadapi Tantangan Trading Forex Indonesia
Sebagai pelaku trading forex Indonesia, ada beberapa tantangan unik seperti regulasi yang ketat. Jadi pastikan broker yang kalian gunakan teregulasi BAPPEBTI agar dana aman.
Untuk masalah deposit atau withdraw, kalian sebaiknya pilih broker yang support transfer bank lokal atau e-wallet.
Selain itu masih banyak orang – orang yang minim edukasi tentang trading. Memang banyak informasi yang beredar di media sosial, namun banyak yang tidak akurat.
Solusinya kalian bisa mengikuti komunitas trading forex Indonesia di Telegram atau Facebook. Ikuti webinar gratis dari broker terpercaya dan gunakan aplikasi trading forex yang menyediakan fitur edukasi.
Hindari Kesalahan Fatal Dalam Trading
Dalam perjalanan ini, saya juga melakukan banyak kesalahan yang saya harap kalian jangan mengalaminya.
Seperti trading dengan emosi, di mana ketika sudah rugi 2x berturut-turut, saya malah nambah lot size buat balas dendam. Akhirnya ruginya makin besar.
Kesalahan lainnya adalah mengabaikan stop loss. Dulu saya selalu berpikiran “Ah, nanti juga harga balik”, ternyata harga malah terus berlawanan dengan posisi yang diambil.
Kalian juga jangan terlalu banyak pakai indikator karena pakai 5 indikator sekaligus malah bikin bingung. Pakai maksimal 2 hingga 3 indikator untuk hasil yang lebih optimal.
Trading Forex Lebih Mudah di QuickPro. Install Sekarang!
Tips untuk Pemula Trading Forex yang Masih Skeptis
Buat Anda yang masih ragu atau baru mulai trading forex untuk pemula, ini tips dari saya:
- Jangan langsung pakai uang asli: kuasai dulu akun demo minimal 3 bulan.
- Cari mentor atau komunitas: diskusi dengan trader berpengalaman bakal mempercepat pembelajaran.
- Fokus pada satu strategi: jangan gonta-ganti sistem trading tiap minggu.
- Terima kerugian sebagai bagian proses: pernah rugi adalah guru terbaik.
Sekarang, saya sudah tidak lagi skeptis dengan trading forex Indonesia. Dengan strategi trading forex yang tepat, disiplin, dan penggunaan aplikasi trading forex yang tepat, forex bisa jadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan.
Kuncinya adalah kesabaran dan konsistensi. Jangan berharap jadi kaya dalam semalam, tapi percayalah bahwa proses belajar akan membuahkan hasil.
Siap memulai perjalanan trading Anda? Yuk, download aplikasi trading forex QuickPro dan mulai dari akun demo hari ini juga bersama FOREXimf.