Waktu Trading Forex Buat Trader Scalper Biar Profit Maksimal
Daftar Super Cepat Pakai QuickPro Apps-
Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia

WAKTU TRADING FOREX BUAT TRADER SCALPER BIAR PROFIT MAKSIMAL

03 April 2025 in Blog - Forex - by Admin

FOREXimf.com - Buat Quickers yang lebih suka trading cepat dengan profit kecil tapi sering, scalping adalah strategi yang tepat! Namun, waktu trading forex sangat menentukan keberhasilan metode scalper. Trading di waktu yang salah bisa bikin profit seret atau malah kena spread yang terlalu besar. Nah, biar scalping makin gacor, Quickers harus tahu kapan waktu terbaik untuk masuk pasar.

Artikel ini akan membahas waktu trading terbaik bagi scalper, terutama saat waktu rilis data ekonomi, di mana volatilitas bisa meningkat dan menciptakan peluang trading yang lebih menarik.

Kenapa Waktu Trading Itu Penting Buat Scalper?

Scalping bukan sekadar trading cepat, tapi juga soal memanfaatkan momen dengan volatilitas tinggi dan spread rendah. Trader scalper biasanya membuka dan menutup posisi dalam hitungan menit, sehingga pergerakan harga kecil sekalipun bisa menghasilkan profit jika dilakukan dengan volume yang cukup.

Oleh karena itu, memilih waktu trading yang tepat menjadi faktor kunci agar strategi scalping berjalan efektif dan tidak terjebak dalam kondisi pasar yang tidak menguntungkan.

Memilih waktu trading yang salah bisa berisiko bagi scalper. Jika Quickers masuk saat pasar sedang sepi, pergerakan harga bisa stagnan dan spread melebar, membuat sulit untuk mendapatkan profit yang optimal.

Sebaliknya, jika trading di waktu yang terlalu volatile tanpa strategi yang jelas, harga bisa bergerak liar dan membuat stop loss cepat tersentuh sebelum harga kembali ke arah yang diinginkan. Inilah mengapa scalper harus paham kapan pasar memiliki pergerakan yang ideal, tidak terlalu lambat atau terlalu liar.

Waktu terbaik untuk scalping adalah saat overlap sesi pasar utama, seperti sesi London – New York (19:00 – 23:00 WIB). Pada jam-jam ini, volume transaksi meningkat drastis, likuiditas tinggi, dan spread lebih ketat, sehingga scalper bisa masuk dan keluar pasar dengan lebih efisien.

Selain itu, scalper juga bisa memanfaatkan rilis data ekonomi penting seperti NFP, CPI, atau keputusan suku bunga, yang sering kali menciptakan lonjakan harga dalam waktu singkat. Dengan pemilihan waktu yang tepat, scalping bisa menjadi strategi yang sangat menguntungkan, asal dilakukan dengan disiplin dan money management yang baik. 

Jika Quickers trading di waktu yang sepi, spread bisa melebar dan pergerakan harga cenderung kecil, membuat scalping jadi kurang efektif. Sebaliknya, jika trading di waktu yang terlalu volatile tanpa perhitungan matang, bisa terkena slippage yang merugikan.

Waktu trading Forex

Kapan Waktu Terbaik untuk Scalping?

1️⃣ Saat Overlap Sesi Trading

Scalping paling efektif saat dua sesi pasar utama tumpang tindih (overlap), karena volume dan volatilitas meningkat. Ini adalah waktu di mana likuiditas tinggi dan pergerakan harga lebih jelas:

  • London – New York Overlap (19:00 – 23:00 WIB)

    • Waktu trading terbaik karena melibatkan dua pusat keuangan terbesar di dunia.

    • Cocok untuk scalping di EUR/USD, GBP/USD, dan XAUUSD (emas) karena volatilitas tinggi.

  • Tokyo – London Overlap (14:00 – 15:00 WIB)

    • Pergerakan lebih terukur dibandingkan overlap London – New York.

    • Cocok untuk scalping di USD/JPY, EUR/JPY, dan AUD/USD.

Waktu terbaik buat scalping

2️⃣ Waktu Rilis Data Ekonomi

Bagi scalper yang suka tantangan, trading saat rilis data ekonomi besar bisa menjadi peluang emas. Saat data ekonomi penting dirilis, pasar sering mengalami lonjakan harga yang signifikan, memberikan kesempatan scalping dengan pergerakan harga yang tajam.

Beberapa data penting yang sering dimanfaatkan trader scalper:

  • Non-Farm Payroll (NFP) – Jumat pertama setiap bulan (19:30 WIB)

  • Inflasi (CPI) AS – Bulanan (19:30 WIB)

  • Keputusan Suku Bunga The Fed – Sesuai jadwal (01:00 WIB, dini hari)

  • GDP Zona Euro – Sesuai jadwal (17:00 WIB)

  • Retail Sales AS – Bulanan (19:30 WIB)

Catatan: Scalping saat news trading bisa sangat menguntungkan, tapi juga berisiko tinggi. Gunakan stop loss ketat dan perhatikan slippage yang bisa terjadi akibat lonjakan harga mendadak.

Metode Scalper: Bagaimana Strategi yang Efektif?

Scalping membutuhkan strategi yang jelas dan disiplin ketat. Berikut beberapa metode scalping yang bisa digunakan:

Breakout Scalping

  • Cari momen harga menembus support/resistance di time frame kecil (M1/M5).

  • Entry saat harga breakout dengan konfirmasi volume tinggi.

  • Cocok saat sesi London – New York overlap.

Moving Average Scalping

  • Gunakan EMA 9 dan EMA 21 untuk mencari persilangan trend.

  • Entry buy saat EMA 9 melintasi EMA 21 ke atas, dan sell jika sebaliknya.

  • Cocok untuk scalping saat sesi Tokyo – London overlap.

News Trading Scalping

  • Gunakan pending order sebelum rilis data ekonomi penting.

  • Entry berdasarkan arah breakout setelah data keluar.

  • Cocok saat rilis NFP, CPI, atau keputusan suku bunga.

Trading Forex Lebih Mudah di QuickPro. Install Sekarang!

Kesimpulan: Maksimalkan Profit Scalping dengan Waktu yang Tepat!

Bagi Quickers yang ingin sukses dengan metode scalper, memilih waktu trading yang tepat adalah kunci utama. Scalping mengandalkan pergerakan harga cepat dalam waktu singkat, sehingga volatilitas dan likuiditas pasar menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan.

Jika masuk di waktu yang salah, seperti saat pasar sedang sepi, spread bisa melebar dan membuat peluang profit semakin kecil. Oleh karena itu, trading di momen dengan volatilitas tinggi dan spread rendah bisa membantu scalper mendapatkan hasil maksimal.

Salah satu waktu terbaik untuk scalping adalah saat overlap sesi pasar, terutama ketika sesi London dan New York saling tumpang tindih (19:00 – 23:00 WIB). Pada periode ini, volume transaksi sangat tinggi karena dua pusat keuangan terbesar dunia sedang aktif.

Dengan likuiditas tinggi, spread menjadi lebih ketat, dan pergerakan harga lebih jelas, memberikan kesempatan bagi scalper untuk masuk dan keluar pasar dengan lebih cepat dan efisien. Trading di luar jam-jam ini berisiko lebih tinggi karena volatilitas rendah dapat menyebabkan harga bergerak lambat atau sideways.

Selain memanfaatkan overlap sesi pasar, waktu rilis data ekonomi juga menjadi momen yang sangat menguntungkan bagi scalper. Berita seperti Non-Farm Payrolls (NFP), data inflasi (CPI), dan keputusan suku bunga dari bank sentral sering kali menyebabkan lonjakan harga yang bisa dimanfaatkan untuk scalping.

Namun, perlu diingat bahwa volatilitas tinggi juga membawa risiko besar, jadi pastikan Quickers selalu menggunakan stop loss yang ketat dan money management yang disiplin. Dengan memahami kapan waktu terbaik untuk masuk pasar, scalping bisa menjadi strategi yang sangat menguntungkan bagi trader yang siap menghadapi tantangan pasar!

Namun, perlu diingat bahwa scalping juga memiliki risiko tinggi, sehingga money management tetap harus diperhatikan. Gunakan strategi yang sudah teruji, pantau kalender ekonomi, dan pastikan broker yang digunakan mendukung spread rendah dan eksekusi cepat untuk hasil trading yang lebih maksimal.